Label

Minggu, 02 Februari 2014

Salah Orang

Heyhoo, postingan kali ini adalah postingan pengalaman yang dialami oleh adek saya. Yah, salah orang!!! Tepat setengah jam lalu, aku bersama kedua adikku tengah bermain-main diteras depan rumah. Kami saling judge menggunakan kata-kata yang memakai additional word seperti "sa, si, su, se, so", for example: kasamusu gisilasa beselosom masandisi~ Ada yang tau apa artinya?? Yah kita tinggal buang aja partikel "sa, si, su, se, so"

Guys, saat kami lagi latihan vokal, *eh latian vokal gayanya ngenyes bangets. Tiba-tiba adek cowok saya berinisiatif membelah dogan. dengan asyiknya dia membelah dogan, sampai-sampai dia ga ngebagi-bagi lagi itu dogan. Dasar lu! ntar gue kutuk loh jadi nyemot, eh monyeettt.-

Melihat kepandaianya membelah dogan dan ga bagi-bagi *eh, adek bungsu saya dengan sigapnya melapor ke kakak saya bahwa adek cowok saya bisa membelah dogan. "Kak, kak ami lah biso dapet TKK belah dogan, dio lah biso belah dogan" Tapi, tiba-tiba tanpa disadari orang yang disangka adik saya adalah kakak saya, ternyata bukan kakak saya. sontak saya dan adik cowok saya laughing out louder. hahaha.

Namun, hal yang saya ga suka sama adek bungsu saya yakni, dia suka banget mukul-mukul badan saya kalo dia lagi malu. Yah mau tidak mau, badan saya jadi sasaran empuk pukulan mautnya. Habis sih, saya ga bisa banget yang namanya nahan ketawa. Untuk menghindari pukulan mautnya saya langsung ngacirrrrr ke kamar mandi dengan beralasan mau mandi.

Saya bisa ngebayangin, betapa masam nya muka saat menahan malu tersebut... but... but!!!

Relationship Without Status

Guys taulah yah apa yang dimaksud HTS? Yap, itu adalah hubungan yang sedang aku jalani bersama seseorang saat ini. Aku ga tau dari mana hubungan ini berkisah. Tiba-tiba kami dipertemukan, dan tanpa disadari kami saling menyayangi.

Kata-kata sayang tak pernah absen saat kami do convers. Sometimes, aku merasakan hal yang janggal. Kenapa bisa kami saling sayang-sayangan while ga ada tuh ikatan between us. Saat ditanya tentang pacaran, eh si ***** bilang kalo pacaran itu ga boleh. Asal kalian tahu, kata-kata yang ia lontarkan itu sedikit membuat otak saya berpikir kritis. Hows can, you say enganged isnt allowed while kamu sama aku sayang-sayangan?? -BIG QUESTION-

Jujur, ini pengalaman yang tragis. ga pernah terpikir kenapa aku bisa terjebak pada hubungan ini. Sekilas, kata mundur seolah ringan terucap, tapi sampai detik ini kata itu belum terucapa. Apa ini yang dinamakan terlanjur sayang?

Pesan buat semua cowok, jika kalian memang menyayangi seorang wanita dan terlihat bahwa seorang wanita tersebut juga menyayangi-mu jangan pernah kecewain dia dengan memberikan kalimat-kalimat indah tapi kau tak jua mengikatnya dengan satu ikatan yang disebut Pacaran.

Sabtu, 01 Februari 2014

Eight of Alphabet. You're My Lovely Shinchan❤

Ini sebuah kisah, kisah kecil yang mungkin akan selalu diingat. Mungkin kalian bertanya-tanya apa makna dari judul postingan saya kali ini. Coba kalian terka huruf apa yang dimaksud dari judul tersebut. Yeah, it is 'H' i usually call him as KASIN, kakak sinchan. Abisnya sih, mukanya mirip shichan. #Unyu-unyu. I dunno why suddenly i thinking about him when i am being done this story.

 Okeh, this story begin ketika aku sering banget ketemu KASIN. Entah itu dikolam renang, di Muba Expo, dimana-mana deh pokoknya. Pernah terlintas dibenak saya, apa bumi sebegitu sempitnya sampai-sampai itu orang selalu saya liat batang idungnya kemana pun saya pergi *dubrakkkk*.

Tapi, sangka tak disangka ternyata saat saya ikutan suatu kegiatan ekskul diluar sekolah eh si KASIN nongol juga disana. Dan pada akhirnya, itu KASIN jadi rekan satu ekskul. -huahhhh-

Awal kenal dia, saya sempat terheran-heran soalnya sifatnya dingin banget. -ini cowok ga ada seru-serunya jadi orang-. Tapi, justru sifatnya yang dingin bisa saya manfaatkan untuk jadi pelengkap minum teh, kayak es teh gitu. Eeeitsss, ini serius, dari sifatnya yang dingin membuat saya penasaran sama kepribadiaanya. Semua cara saya lakuin demi meemecahkan batu es, eh bukan demi memecahkan rasa penasaran saya sama itu orang.

Melalui convers di salah satu medsoc, saya bisa sedikit demi sedikit tau kepribadiannya. Mindset saya yang awalnya beranggapan KASIN orangnya dingin tiba-tiba pecah *duarrrrr* saat convers yang saya layangkan di-rep dan berlanjut hingga hari ini.

Tujuan awal mau akrab dengan si KASIN karena rasa penasaran terhadap kepribadiaanya, tepat detik ini saya berbelok haluan. atas semua convers yang pernah kita doing together, i feel something different happend to my heart. -God, apa yang terjadi???-

Jujur, ga pernah saya merasa senyaman ini dengan cowok, selain kkak saya, adek saya, sama papa saya. mungkin kata 'Suka' harusnya ga benar-benar terjadi. Soalnya saat saya tanya tentang pacarnya eh si KASIN malah jawab gini - pacaran itu ga boleh-. Saya mulai berpikir kritis....  kalo si KASIN bilang ga boleh pacaran, terus sayang-sayangan boleh? apa bedanya coba?!! Yang dilakuin saat pacaran itukan sayang-sayangan. Terus, kalo pacaran ga boleh, kenapa kamu sayang-sayangan sama aku? *upss, ketauan deh* 

It Is 1st February. What Is Your Wish (?)

Heyhoo
Guys, pada inget ini tanggal berapa? yeah, 1st february. Jujur dari lubuk hati yang paling dalem kayaknya hari-hari cepet banget berlalu. Padahal seinget saya kemaren itu baru aja ngerayain tahun baruan, bakar-bakar sate, bakar jagung, panggang pempek dan lain-lain. Biasanya moment-moment awal bulan kayak gini, kami suka bikin harapan-harapan dibulan ini. Entah harapan nilai naik, harapan lebih bisa melakukan amal baik, dan lain-lain.

Guys, nowdays banyak banget orang yang seneng kalo hari berganti dengan cepat. Alasannya sih karena semakin cepat dewasa. Emang sih, dengan bergantinya hari, tahun pun berganti dgn kata lain umur pun bertambah. Namun disisi lain kita bergerak perlahan menuju kematian. Astagfirullah.

Berbicara tentang kematian, enggak ada tuh orang yang bisa menolaknya. Biarpun seorang Harry Potter sekalipun. Maka dari itu, sebagai hamba Allah SWT kita di harapkan untuk selalu bermunajat hanya kepada Allah. Mengucapkan Alhamdullilah disetiap napas yang telah Allah berikan untuk kita. Coba bayangkan, jika satu tarikan napas bertarif!, butuh berapa uangkah kita untuk bertahan hidup didunia ini?!


Alhamudllilah, sepenggal kata tersebut dirasa sangat mudah dilafazkan. Namun, jika kita meresapi maknanya percayalah hidup kita penuh dengan keikhlasan. Amin Ya Robbal Alamin~

Jumat, 29 November 2013

Kami Adalah Pahlawan Kehidupan



Kami adalah pahlawan kahidupan, mungkin kalian berpikir keras untuk mengartikan kalimat tersebut. Yah, kalimat yang baru saja kalian baca adalah kalimat yang menggambarkan siapa kami? apa peran kami di bumi ini?. Jangan kalian pikirkan kami adalah sosok pahlawan super seperti Superman, Batman, dan Spiderman.

Masih bingung? okeh, saya akan ajak kalian mengupas kalimat tersebut kata demi kata.
Pahlawan, adalah sesosok orang yang berjuang dengan sekuat tenaganya untuk membela/ mempertahankan apa yang menjadi miliknya.
Kehidupan, adalah serangkaian perilaku yang kita lakukan selama kita hidup. Jika kita kaitakan dengan alam, hidupnya manusia tidak terlepas dari hirupan udara. Kata kehidupan disini saya buat untuk mewakili kata hutan.

Nah, intinya kami adalah sesosok manusia yang berusaha mempertahankan hutan. Bayangkan jika investasi hutan semakin menipis di muka bumi ini. Kita mungkin bisa hidup tanpa air dalam beberapa hari, namun hal yang tak bisa kita pungkiri yakni kita tidak bisa hidup tanpa oksigen walau hanya 1 hari.

Sebagai manusia yang hidupnya ketergantungan dengan alam, hendaknya kita sadar bahwa  kemana lagi kita mencari oksigen jika alam selalu kita rusak selalu kita babat habis keberadaanya. pikirkanlah sejenak, ratusan bahkan ribuan hutan ditebangi di bumi ini dan beralih fungsi menjadi perumahan penduduk atau bahkan pabrik-pabrik industri.

Terkadang saya berpikir, memang manusia bisa manciptakan sebuah teknologi yang canggih, teknologi yang dapat meringankan manusia, namun disisi lain apakah bisa teknologi-teknologi tersebut menciptakan kebutuhan sederhana manusia, ya OKSIGEN. Jawabannya TIDAK.

Efek rumah kaca yang diisukan sebagai gejala Pemanasan Global ternyata tak banyak mengetuk pintu nurani sebagian insan di bumi ini. Jangankan di luar negri, di Indonesia pun banyak yang tidak peduli. Hutan-hutan dikawasan puncak hampir sebagian di tebang dan dialih fungsikan untuk pembuatan villa. Padahal, jika kita berpikir secara kritis kawasan tersebut adalah kawan penyerapan air hujan terbanyak. Hal tersebut dikarenakan morfologi puncak yang memiliki ketinggian yang lebih dibandingakan daerah-daerah lain di ibukota.

Sudahkah terlintas di pikiran kalian bahwa penebangan hutan merupakan akar permasalahan yang besar bagi bumi. Hutan yang memiliki fungsi penghasil oksigen jika di tebang maka fungsi nya pun akan menghilang. Selain itu, lahan yang terbuka sebagai akibat penebangan pohon tersebut akan dijadikan bangunan tembok maka pernahkah kalian berpikiri kemana larinya air disaat hujan turun? Air yang tidak bisa diserap oleh tanah tersebutlah yang membawa bencana baru yakni Banjir.

Maka dari itu kawan, Hutan merupakan investasi yang paling besar bagi kehidupan manusia di bumi. Mulai sekarang, tanamilah lahan sebelah rumah kalian dengan tanaman yang sekiranya bisa membantu penghijauan dunia. Walaupun sedikit, setidaknya kita sudah berupaya berpartispasi dalam hijaunya bumi.

SAKA WANABAKTI 

Member of Saka Wanabakti:
Putra  : Alif, Mahanda, Iqbal, Nurrohman, Dwi, Maulana, Rizki, Hasby, Andy, Ridho, Boni, Bobit, Mukhlis, Reza, dll
Putri  : Setra, Rahma, Dhea, Eka, Putri, Yolanda, Noni, Sri, Novita, Efry, Gifta, Selly, Maria, Any, Yanti, Neneng, dll
Kakak pembina  : Herlizan

Panca Lomba Bhayangkara Jendral Hoegeng Iman Santoso II


Jauh-jauh hari kami disiapkan untuk mengikuti serangkaian latihan untuk menghadapi lomba yang diselenggarakan oleh Polres Banyuasin. Kak Rizon, selaku pembina kami selalu memberikan pengarahan mengenai materi lomba yang akan diperlombakan. Namun, api semangat kak Rizon yang membumbung tinggi tidak tertularkan kepada anak didiknyaa. Sehingga, hampir separuh anggota dari kami tidak hadir. Dan membuat pembagian cabang lomba ditunda sampai latihan selanjutnya.

Pada minggu kedua, anggota yang datang cukup lumayan sehingga menciptakan suasana yang cukup ramai. Pada hari itu, pembagian cabang lomba dilakukan. saya cukup sadar diri untuk mengikuti lagi cabang lomba yang berbau teknologi, yah Teknologi Tepat Guna. Karena, selain cabang lomba tersebut saya tak cukup mampu memprediksikan hasilnya. Pada cabang lomba tersebut saya berpartnerkan seorang junior (Putri Hera Lusmana). Dercak kagum sempat terbesit karena kegigihan usahanya dalam mengikuti cabang lomba tersebut.

Selain itu, nurrohman dan dwi pun di amanatkan dalam cabang lomba yang sama. Titik keberuntungan bagi kami yakni semua anggota yang diamanatkan dalam cabang lomba TTG berasal dari sekolah yang sama. Jadi, kami sedikit bisa bertukar pikiran mengenai teknologi macam apa yang tepat untuk di perlombakan.

25 november 2013, @kwarcab Muba.
Seperti biasanya, malam sebelum hari lomba kami menginap di Kwarcab karena pagi-pagi sekali kami akan berangkat menuju lokasi perlombaan. Selain itu, pada malam tersebut adalah waktu latihan bersama. Jadi yang LTBB, Pionering, TTG, berlatih sesuai syarat cabang lombanya.

Keesokan harinya, 26 november 2013, jam 04.00 am.
Kami berangkat menuju lokasi lomba. 2 jam perjalanan tak begitu terasa karena kami lewati nya dengan tertidur pulas. Yah sebagian dari kami berdendang bernyanyi bersama.

Saat tiba di lokasi kami tertegun, betapa banyaknya peserta lomba. terkadang rasa takut datang dengan tiba-tiba bak petir menggelegarkan bumi. "Apakah mampu kita mengalahkan mereka-mereka?". PASRAH. mungkin hanya kata itu yang sedikit menenangkan jiwa, karena di balik kata pasrah akan selalu ada kata Allah SWT yang kami percaya kekuatannya.

Acara sakral yang tidak bisa dilewati yakni upacara pembukaan, setelah uapacara pembukaan kami (aku dan Putri) langsung menuju lokasi cabang lomba kami. Yah, Lapangan tenis. dari jauh tampak terlihat sepi. Kami berharap, lawan yang kami hadapi tidak menciutkan nyali kami untuk menampilkan teknologi yang kami pikir terlalu amat sederhana ini, Penguat Sinyal Modem. Nurrohan dan Dwi tampak kebingungan mengenai teknologi yang akan mereka buat. Dan ternyata teknologi mereka juga teramat mudah, Senter Serba Guna.

Kalian pasti tak menyangka, bahwa kami berdua memenangkan cabang lomba tersebut. Tak lupa juga Nurrohman dan Dwi. Memang sih, kami tidak melewati acara penyerahan piala secara langsung oleh bapak kapolres Banyuasin, karena kami diharuskan pulang ke Sekayu mengingat keesokan harinya kami akan berangkat lagi menuju Babat Toman untuk mengikuti acara penanaman 1 milyar pohon yang diselenggarakan olah Dinas Kehutanan Musi Banyuasin.

Hal yang paling membuat kami bahagia yakni, tidak hanya dari cabang lomba TTG yang medapatkan juara 1, namun dari cabang lomba LTBB pun begitu. pada cabang lomba Pionering kami mendapatkan juara 2 putra dan juara 3 putri. So Proud We Are. Saat ini, saya hanya bisa berharap semoga pengalaman ini bisa menuntun kami pada perlombaan-perlombaan yang menunggu didepan. Amin.

GO SAKA WANABAKTI.

Rabu, 16 Oktober 2013

Who Am I ?

Nama: Rahma Nur Auliasari
TTL: Sekayu, 19Juni 1997
Sekolah: Sman 2 Sekayu
Alamat: Komp.Pengadilan Negeri Sekayu
Agama: Islam
Zodiack: Gemini
Cita-cita: Ahli Geologi
 Quotes: Keep our earth, cause just there is one earth, no other~